Menu Close

Apakah Korset Pelangsing Seperti Waist Trainer Berbahaya?

Anda mungkin pernah mendengar atau melihat waist trainer. Alat yang mirip dengan korset pelangsing ini sedang naik daun baru-baru ini karena dipercaya dapat memberikan tampilan bentuk tubuh yang langsing layaknya jam pasir jika digunakan secara rutin dan dalam waktu yang lama. Namun, meskipun terlihat trendi, korset pelangsing seperti waist trainer tidak akan membantu Anda menurunkan berat badan dan mengikis lemak di bagian perut. Faktanya, bahkan alat ini dianggap berisiko tinggi terhadap kesehatan Anda dan berbahaya. 

Korset pelangsing dapat membantu memiliki perut yang ramping

Seperti korset pelangsing pada umumnya, waist trainer terbuat dari bahan yang elastis dan tebal seperti neoprene. Beberapa orang membandingkan waist trainer dengan shapewear, namun ada satu perbedaan besar, yaitu waist trainer perlu dipakai dengan teratur dan bahkan dikencangkan seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, banyak orang membuat klaim bahwa waist trainer korset pelangsing dapat membantu menurunkan berat badan dan memberikan tampilan layaknya jam pasir. Bahkan, beberapa perusahaan yang menjual waist trainer juga merekomendasikan untuk menggunakan korset pelangsing setelah Anda memiliki bayi. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, benarkah waist trainer korset pelangsing dapat membantu Anda menurunkan berat badan? Jawabannya adalah tidak. Ada tiga hal yang terjadi saat Anda menggunakan waist trainer korset pelangsing, yaitu:

  • Pemerasan (squeezing). Waist trainer akan “memeras” bagian tengah tubuh Anda. Namun, efek pelangsing ini akan hilang saat Anda melepas produk ini. 
  • Berkeringat. Anda akan berkeringat lebih dari biasanya saat memakai waist trainer korset pelangsing karena produk ini akan terasa gerah saat dipakai. Dalam kasus ini, Anda akan kehilangan berat air, yang mana merupakan efek sementara saja. 
  • Penyusutan. Jika Anda menggunakan waist trainer korset pelangsing dengan rutin, otot inti akan mengalami atrofi dan menyusut karena kurangnya penggunaan. Selain itu, karena perut Anda akan diperas, Anda juga akan cenderung makan dalam jumlah yang lebih sedikit. 

Semua perubahan tersebut akan membuat Anda merasa dan terlihat lebih langsing namun tanpa membantu Anda benar-benar menurunkan berat badan. 

Risiko dan efek samping

Selain rasa tidak nyaman saat dikenakan, waist trainer korset pelangsing memiliki efek samping dan risiko yang cukup berbahaya untuk kesehatan, salah satunya adalah kesulitan bernapas. Sebuah studi kecil pada tahun 2018 melaporkan bahwa memakai waist trainer dapat mengurangi ventilasi sukarela maksimal (MVV) dan seberapa banyak udara dapat Anda hirup dan keluarkan dalam waktu 1 menit. Para peneliti membandingkan 10 peserta MVV perempuan dengan dan tanpa waist trainer korset pelangsing. Mereka menemukan bahwa MVV rata-rata berkurang dari 77,3 liter per detik menjadi 68,8 liter per detik saat memakai waist trainer korset pelangsing. 

American Board of Cosmetic Surgery atau disingkat ABCS memperkirakan adanya pengurangan kapasitas paru-paru dalam jumlah yang besar (sekitar 30 hingga 60 persen). Intinya, memakai waist trainer korset pelangsing dapat membuat tubuh kesulitan mendapatkan oksigen yang dibutuhkannya. Hal ini tentunya sangat berbahaya, terutama apabila Anda memakai waist trainer saat berolahraga. Ini dikarenakan aktivitas fisik membutuhkan lebih banyak oksigen. Jika Anda tidak mendapatkan cukup oksigen, Anda akan merasa sesak napas, kelelahan, dan pusing. Bahkan Anda dapat pingsan dan kehilangan kesadaran. Oleh karena itu, hindari memakai waist trainer atau korset pelangsing saat berolahraga. Waist trainer tidak dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Namun produk ini dapat memberikan tampilan lebih langsing instan sementara yang akan hilang apabila produk dilepas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *