Menu Close

Efek Samping dan Risiko Obat Demam untuk Menyusui

Demam bisa menyerang ibu saat menyusui karena imun yang masih menurun selepas persalinan. Mengonsumsi obat demam untuk menyusui mungkin masih tidak banyak dilakukan.

Sebab obat yang dikonsumsi bisa dibawa ke dalam ASI dan terminum oleh bayi. Hal tersebut tentunya bisa menimbulkan banyak efek samping dan risiko bagi kesehatan sang bayi.

Efek samping dan risiko minum obat demam saat menyusui

Hampir semua ibu menyusui tahu bahwa obat yang dikonsumsi selama menyusui akan memecah atau bermetabolisme setelah kita telan. Pecahannya akan terbawa ke dalam darah sehingga dosis kecil dari obat tersebut bisa terbawa ke air susu ibu (ASI).

Berapa banyak dosis yang ada di dalam ASI yang akan dikonsumsi oleh bayi dipengaruhi oleh berapa lama kamu mengonsumsi obat sebelum menyusui. Beberapa obat perlu dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu untuk menghindari efek samping, contohnya Ibuprofen yang sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 6 jam. 

Meskipun begitu, ibu menyusui masih diperbolehkan mengonsumsi obat demam untuk menyusui yang aman dengan dosis normal. Akan tetapi, obat-obatan ini sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jangka panjang.

Efek samping lainnya yang bisa timbul adalah risiko sindrom langka Reye’s akan meningkat, umumnya hal ini disebabkan oleh konsumsi obat-obatan aspirin. Satu hal lagi yang perlu dihindari codeine, karena bisa menimbulkan efek samping seperti:

  • Sering tidur
  • Masalah pernapasan
  • Perubahan atau kesulitan menyuapi
  • Tubuh terasa dan terlihat lunglai

Oleh karena itu, hindari mengonsumsi obat demam jika kondisi anak lahir prematur, baru saja lahir, dan bayi yang kondisi kesehatan tidak stabil atau ginjal yang tidak berfungsi dengan baik.

Risiko ini semakin menurun seiring bayi bertambah usia di atas 6 bulan karena mereka sudah bisa membawa obat-obatan di dalam tubuh secara efisien. Obat-obatan yang dikonsumsi dua hari setelah persalinan dibawa dalam jumlah kecil pada bayi karena biasanya di usia tersebut produksi ASI Anda menurun. 

Tips menjaga kesehatan selama menyusui

Menjaga kesehatan selama menyusui juga sangat penting untuk menghindarkan Anda dan juga si bayi dari penyakit yang mengintai. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga kesehatan selama menyusui.

1. Rajin minum dan makan

Wajar jika kita sering lupa untuk mengisi perut saat merawat dan menyusui bayi. Fenomena ini sering terjadi ketika bayi baru lahir. Selalu bawa sebotol air dan sejumlah cemilan untuk dikonsumsi selama menyusui.

2. Tidur cukup

Mungkin dianggap mitos bagi para ibu baru, namun ternyata tidur cukup sangat berpengaruh. Jika Anda merasa pusing atau lelah, tidur hanya ketika si bayi tidur. 

3. Olahraga

Selalu gerakkan tubuh selama menyusui, salah satunya dengan olahraga. Anda bisa mengajak sang bayi jalan di pagi hari, di mana produksi hormon endorfin dan serotonin cukup meningkat dan mampu mengalihkan pikiran Anda dari tubuh yang lelah dan pekerjaan yang banyak. 

Beberapa jenis obat memiliki kandungan aman untuk dikonsumsi saat menyusui. Namun jika Anda masih ragu, bisa konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Hindari konsumsi obat demam untuk menyusui yang tidak perlu dikonsumsi pada saat menyusui untuk mengurangi risiko dan efek samping ataupun komplikasi. 

Dokter akan membantu Anda untuk menemukan obat-obatan yang tepat untuk meredakan gejala Anda. Jika demam sudah lebih dari 3 hari dan cara-cara di atas tidak berlaku, sebaiknya Anda melakukan cek darah di laboratorium untuk memastikan kondisi kesehatan Anda sebelum mengonsumsi obat tersebut.

Bila demam sudah lebih dari 3 hari, maka sebaiknya istri Anda melakukan cek darah di laboratorium untuk memastikan kondisinya dan menunjukkan hasilnya ke dokter terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *