Menu Close

Prosis Forte dan Proris Sirup, Apa Perbedaannya?

proris forte

Proris merupakan obat yang berkhasiat untuk menurunkan demam serta mengatasi nyeri ringan hingga sedang. Obat ini diproduksi oleh Pharos Indonesia, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. 

Proris memiliki beberapa bentuk sediaan dengan dosis yang berbeda, misalnya Proris Forte sirup dan Proris sirup. Banyak orang yang belum mengetahui perbedaan keduanya, karena Proris Forte dan Proris sirup memiliki kegunaan yang sama. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lengkap. 

Deskripsi obat

Proris Forte merupakan obat yang berkhasiat untuk menurunkan demam serta mengatasi nyeri ringan hingga sedang. Obat ini mengandung zat aktif ibuprofen, obat golongan antiinflamasi non steroid (NSAID).

Hal ini juga serupa dengan Proris sirup yang sama-sama mengandung ibuprofen sebagai bahan aktif utamanya. Selain itu, Proris Forte dan proris sirup sama-sama aman digunakan oleh anak-anak karena tidak mengandung alkohol. Proris Forte juga memiliki dua pilihan rasa, yaitu jeruk dan strawberry yang akan mempermudah anak untuk minum obat.

Proris Forte termasuk obat golongan bebas terbatas yang artinya penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk di kemasan obat atau anjuran dari dokter, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya. 

Indikasi dan kegunaan 

Kandungan ibuprofen dalam Proris bekerja sebagai analgetik dan antipiretik (anti-demam sekaligus anti-nyeri) yang secara efektif meredakan demam dan nyeri dalam waktu yang cukup cepat. 

Selain untuk meredakan demam, Proris juga dapat digunakan untuk meringankan berbagai kondisi berikut ini:

  • Gejala pilek
  • Sakit kepala
  • Nyeri akibat sakit gigi atau karena tumbuh gigi baru
  • Nyeri pasca cabut gigi
  • Nyeri ketika menstruasi atau menjelang menstruasi (dismenore)
  • Radang sendi
  • Nyeri setelah cedera seperti keseleo

Perbedaan Proris Forte dan Proris sirup

Perbedaan Proris Forte dan Proris berada pada kandungan ibuprofen dalam obat. Proris Forte mengandung lebih banyak, yaitu 200 mg setiap 5 ml (satu sendok takar) obat. Sedangkan Proris sirup hanya mengandung 100 mg ibuprofen setiap satu sendok takar. 

Karena kandungan ibuprofennya yang lebih tinggi, Proris Forte hanya bisa digunakan untuk anak berusia 3 tahun ke atas dan orang dewasa. Sedangkan Proris sirup aman digunakan untuk anak usia 2 tahun dan 2 tahun kebawah namun dengan resep dokter. 

Adapun dosis Proris Forte yaitu:

  • Anak-anak usia 3 hingga 7 tahun: 2,5 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak usia 8 hingga 12 tahun: 5 mL sebanyak 3 kali/hari.
  • Orang dewasa: 5 mL sebanyak 3 kali/hari.

Kocok obat sebelum diminum, dan disarankan meminum Proris Forte setelah makan. 

Hal yang harus diperhatikan

Proris Forte dapat menyebabkan efek samping berupa sakit perut, terutama jika diminum dalam kondisi perut kosong. Efek samping lain yang mungkin terjadi yaitu:

  • Gangguan pencernaan, seperti mual, sakit perut, muntah, diare, dan susah buang air besar
  • Nyeri di ulu hati
  • Gangguan pada saluran pernapasan
  • Ruam atau kemerahan di kulit
  • Menurunnya kadar trombosit
  • Kadar limfosit rendah

Ibuprofen dalam obat dapat menyebabkan efek samping serius jika diberikan melebihi dosis yang disarankan. Segera temui dokter jika anak Anda memperlihatkan efek samping berikut ini:

  • Sakit perut yang parah, muntah darah, atau feses berwarna sangat gelap atau hitam. Ini bisa jadi tanda-tanda tukak lambung.
  • Sembelit kronis atau terdapat darah di urin. Hal ini bisa jadi karena masalah dengan ginjal.
  • Mendengar dering di telinga.

Jangan berikan Proris Forte pada anak yang menderita tukak lambung, hipersensitif atau alergi terhadap ibuprofen, dan memiliki gangguan pernapasan seperti asma atau rhinitis. 

Selalu konsultasikan penggunaan Proris Forte untuk mengatasi kondisi tertentu yang dialami oleh Anda atau anak Anda. Penggunaan secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *